Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Jambi kejar target "Participating Interest" daerah penghasil migas

FEC Media
Sabtu, 05 Februari 2022, Februari 05, 2022 WIB

Muhammad Hanapi



Jambi,  Detakterkini.com - Pemerintah Provinsi Jambi mengejar target Participating Interest (PI) 10 persen sebagai daerah penghasil migas dengan melakukan studi tiru oleh Gubernur Jambi Al Haris ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi, Kamis.






Melalui keterangan tertulis yang di terima di Jambi pada Kamis (3/2) Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Participating Interest (PI) merupakan keikutsertaan badan usaha termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bentuk usaha tetap dalam pengelolaan hulu migas melalui pengalihan Participating Interest.







"Keterlibatan daerah dalam pengelolaan WK migas melalui PI 10 persen memberikan banyak manfaat, antara lain memberikan keuntungan atau profit bagi BUMD yang akan menambah pendapatan daerah, selain itu juga dapat memberikan pengetahuan, pengalaman BUMD dalam pengelolaan blok migas sebagai kontraktor," kata Al Haris dalam keterangan tertulisnya. Dikutip ANTARA





Al Haris menjelaskan dalam pengelolaan minyak dan gas bumi pemerintah melibatkan peran serta daerah dan nasional, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 persen pada Wilayah Kerja Minyak Dan Gas Bumi. Participating interest (PI) 10 persen adalah besaran maksimal 10 persen pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.





Saat ini kerja sama PT. Jambi Indoguna Internasional (JII) dengan PT. Jet Stone Lemang wilayah kerja di Lemang Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dimana PT. Jet Stone Lemang telah melengkapi bahan yang di isyaratkan oleh SKK Migas dan telah melalui proses verifikasi kelengkapan hanya tinggal menunggu pertemuan dengan pihak kontraktor.





Di Provinsi Jambi kerjasama tersebut antara lain kerja sama dengan PT. Gregori Blok Kenangan wilayah kerja di Kenanga Kabupaten Batanghari. Dimana perkembangannya masih proses melengkapi bahan dan menunggu Kabupaten Batanghari menyiapkan BUMD. Selanjutnya kerja sama dengan PT. Conoco Philips (South Jambi) Jambi South Block B dengan wilayah kerja di Kabupaten Batanghari dimana perkembangannya masih dalam proses persiapan anak perusahaan.





Kemudian kerja sama dengan PT. MONTD'OR OIL kuala tungkal Limited Tungkal Blok wilayah Kerja Tanjung Jabung Barat, yanga mana perkembangan kontrak kerja akan berakhir pada Bulan Agustus 2022. Dan kerja Sama Petrochina Blok Jabung Wilayah Kerja Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi yang perkembangannya masih dalam proses pembentukan BUMD.





"Dengan adanya aturan tersebut BUMD sangat berminat mendapatkan PI 10 persen karena tidak memerlukan modal yang sangat besar. Manfaatnya juga sepenuhnya milik daerah dan dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat," kata Al Haris.





Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan di Indonesia ada hak daerah yang namanya Partisipasi Interest yaitu 10 persen dari keuntungan blok-blok migas di daerah yang harusnya diserahkan pada BUMD di daerah.




"Kita terus mendorong ini karena dari semua daerah yang bisa menembus baru Jawa Barat dan Kalimantan Timur. Provinsi Jambi juga harus bisa secara teori karena sudah dihitung nilainya lumayan besar bisa di atas Rp1 triliun sehingga ini layak diperjuangkan yang ujung-ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat Jambi dan kami sangat mendukung Provinsi Jambi dalam mencapai target Participating Interest 10 persen," kata Ridwan Kamil.

Komentar

Tampilkan

  • Jambi kejar target "Participating Interest" daerah penghasil migas
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed